Sunday, August 22, 2004

buruan cium gue

sangat menyebalkan kalo seseorang sudah membawa-bawa agama/moralitas dalam argumennya. pokoknya kalo di kitab suci ada ayatnya pasti dia paling benar deh, pendapat/tafsiran orang lain salah semua. padahal dalam kitab suci agama yang saya anut disebutkan bahwa agama saya ini adalah agama yang rasional. herannya sebagian besoaarrr penganut agama ini di negeri saya sama sekali ga rasional. ga pernah berusaha mengkaji apa yang tersirat, mengkaji konteksnya, bagaimana menerapkannya. terlalu sibuk mengikuti secara harfiah apa yang tersurat.
baru-baru ini, film buruan cium gue ditarik dari peredaran atas desakan beberapa pemuka agama.
gak, saya bukan menyesal karena belum sempat nonton dan emang ga ada niat sama sekali buat nonton karena reviewnya jelek sekali (jika review media lokal udah bilang jelek, berarti memang parah sekali. biasanya media lokal agak berbaik hati dengan film indonesia. mungkin takut dicap ga cinta produk sendiri. heheheh) saya kesel karena para penonton ga diberi kesempatan untuk memilih dan menilai sendiri. belum apa2 sudah main pasung seenaknya aja. persis kaya jaman dahulu kala itu deh. penonton dianggap terlalu bodoh untuk berpikir sendiri.
jadi begini, menurut review yang saya baca (biasanya saya baca review media lokal untuk film2 yang saya ga akan nonton tapi pengen tau ceritanya. aneh deh, reviewer lokal ini kok payah sekali. review film tapi diceritain semua. all the spoilers!!!! totally ruin all the excitement and surprise deh. but thats another story) ceritanya adalah tentang seorang anak sma cewe yang penasaran karena udah lama pacaran tapi belum dicium ama pacarnya. akhirnya dia berusaha dengan berbagai cara supaya bisa dicium sama pacarnya ini. naaahhh... ternyata cerita begini bikin gerah para pemuka agama karena dianggap mengajak untuk berbuat zinah (bukan, bukan kesatria putri nan sakti mandraguna jaman dahulu kala itu loh. BRAAKKKKK.... kena timpuk sepatu adekku gara2 terlalu garing). lah pacaran kok cium-ciuman.... nanti kebablasan jadi sex pra nikah dll dst.
saya jadi teringat betapa tabunya membicarakan sex di sini. mereka kaya ga mau terima bahwa para remaja sudah banyaaakkk sekali yang melaksanakan seks pra nikah.
hellooooo....... did anyone remember kasus date rape bintang sinetron siapaaaa tuh yang akhirnya masuk penjara? terus kasus beredarnya video pribadi mahasiswa yang lagi indehoy di kamar hotel???? belum lagi berita2 infotainment (yang tidak saya lewatkan kalo kebetulan inget & ada waktu. hehehehe....) tentang selebriti anu yang baru nikah sekian bulan tau2 udah melahirkan. doesn't that tell the kids something?
para bapak dan ibu ini tetap keukeuh dengan metode paksaan kaya di atas tadi. pokoknya seks pra nikah itu ga boleh!!!! bahaya!!! tapi ga dijelasin kenapa bahayanya. ga dijelasin gimana pake alat kontrasepsi yang benar. hasilnya? anak2 cari tau sendiri dari sumber2 yang ga bertanggung jawab.
kenapa sih ga dibuka aja, kaya gini:
heh anak2, ini nih bahayanya seks pra nikah:
1. ga ada satu alat kontrasepsi apa pun yang bisa jamin 100% persen bahwa kalian ga bakalan hamil. kalo temen kamu melakukan ini terus ga hamil, belon tentu berhasil untuk kamu.
2. dll dst
nah sekarang kan kamu udah tau bahayanya. kamu kan sudah diberi akal, sudah bisa memilih. gunakanlah karunia itu. begituuuuu...... susah bener.
begitu lah kalo otoriter, dianggapnya karena lebih tua dia yang paling bener.
such fuss over one tiny movie. a rotten one!!!!!
GAK ADA KERJAAN.
jeez, i cant believe i'm this upset. but then again, stupidity & banalities annoys me.

1 comment:

Anonymous said...

nah ituh dia...
untuk lebih menekan *kalo bisa menghilangkan* hal2 yang dapat menyebabkan rusaknya moral bangsa ini makanya salah satu caranya emang harus begitu wong bangsa ini sudah serba kebablasan, mereka banyak mengusung kebebasan tapi tidak bertanggung jawab.

dah bisa dikatakan bangsa ini maseh "bodoh" liat ajah pas pemilihan presiden, milih karena ganteng?cuba???????? kebayang nga ntarnya gemana, ato jgn jaoh2 indonesian idol deh, yang hrsnya dinilai khan suara tapi koq banyak yg milih karena tampang ??? *ga habis pikir gue*
heuheueheu jadi so nasionalis gini :D:D
gpp khan nimbrung komen :) thx ya...
-Someone-