Friday, May 12, 2006

Pertanyaan standar

Sepertinya selalu terdapat berbagai pertanyaan standar yang mengikuti berbagai fase kehidupan kita. Kapan lulus? Kapan menikah? Kapan punya anak? Kapan melahirkan? Dan seterusnyaaaa….

Sebagai ibu yang baru saja punya bayi, berikut berbagai pertanyaan standar yang kerap ditanyakan:

Laki atau perempuan? Berapa panjang & beratnya? Normal atau caesar? Di rumah sakit mana? Siapa dokternya? Siapa dokter anaknya?
Ditanyakan saat baru melahirkan.
Jawab: statistik seperti biasa.
Sepertinya hal ini ditanyakan untuk memperkirakan besar bayi dan tingkat kesulitan melahirkan. Jika ditanyakan oleh sesama ibu, biasanya akan memicu berbagai kisah peperangan masing-masing di ruang melahirkan. Jika ditanyakan oleh bapak-bapak, bersiaplah untuk menjawab hal yang sama saat bertemu kembali karena biasanya mereka sudah lupa & menanyakan hal yang sama.

Pakai asi atau susu formula? Asinya banyak tidak?
Jika dijawab dengan susu formula, biasanya diikuti dengan pandangan prihatin karena tidak bisa memberikan asi atau saran bagaimana memperbanyak produksi asi (saran ini juga biasanya muncul setelah menjawab pertanyaan kedua). Pertanyaan kedua sulit saya jawab. Bagaimana kita tau sebanyak apa produksi asi kita ya? Apakah diukur dari kenaikan berat badan bayi? Atau dari frekuensi bayi menyusu? Entahlah……

Sudah berapa bulan? Sudah bisa apa?
Jawab: bisa nari, bisa nyetir, bisa autocad. Hehehe…..
Pertanyaan ini agak tricky karena biasanya disusul dengan perbandingan bayi ybs sudah bisa apa pada umur sekian. Hal ini dapat menimbulkan ketidak percayaan diri dari ibu muda seperti saya serta terkadang menimbulkan kecemasan karena bayi saya kok belum bisa ya???? Efek buruk lainnya adalah dapat menimbulkan rasa sombong & pongah jika ternyata bayi saya sudah jauh lebih pintar/terampil daripada bayi ybs.

Sudah bisa makan apa?
Pertanyaan ini biasanya diikuti dengan berbagai saran makanan yang menyehatkan.

Pertanyaan lain yang terkadang ditanyakan adalah apakah masih suka bangun malam? Boleh dikatakan ini pertanyaan favorit saya, karena baby sudah jarang sekali bangun malam. Hehehe……
Engkau memang baik sekali, sayang …… *cup cup cup*

1 comment:

Anonymous said...

ra, asi banyak teh kali kalo bebi udah kenyang minum, asinya masih melimpah, keluar2 n bocor hihihi